Jumat, 23 Januari 2015

Sartini Usaha : Penjahit Desa : Pandan Makmur, Kec. Geragai



Nama : Sartini
Usaha  : Penjahit
Desa    : Pandan Makmur, Kec. Geragai

Ibu Sartini merupakan penjahit yang mempunyai segmen pelanggan masyarakat di sekitar desa Pandan Makmur dan Pandan Jaya. Harga yang bersaing merupakan nilai manfaat yang ditawarkan kepada para pelanggan disamping jaminan pasca layanan secara cuma-cuma. Apabila jahitan dirasa oleh pelanggan kurang rapi atau kurang nyaman dipakai, bisa dibawa kembali untuk diperbaiki.
Saluran penjualan yang digunakan oleh Ibu Sartini adalah dengan penjualan jasa langsung dari tempat usaha. Saat ini Ibu Sartini dengan dibantu oleh suami sedang mengupayakan untuk mendirikan tempat usaha jasa menjahit secara terpisah yang terletak di pinggir jalan Petro China. Dalam menjalin relasi dengan para pelanggan, dilakukan pendekatan secara personal.
Arus pendapatan yang diperoleh ibu Sartini lebih banyak dari jasa jahitan pakaian dewasa perempuan.
Sumber Daya Utama berupa Pengetahuan dan Mesin jahit. Sedangkan aktivitas utamanya adalah kegiatan pemecahan masalah dimana Ibu Sartini berupaya memenuhi keinginan pelanggan secara spesifik dengan ukuran dan kualitas jahitan tertentu.  Mitra Utama Ibu Sartini adalah toko pemasok kain dan alat-alat menjahit yang berlokasi di Jambi.
Struktur biaya usaha jasa menjahit dari ibu Sartini ada 3 hal yaitu Mesin Jahit, bahan baku dan tenaga kerja.

Maemunah Usaha : Gethuk Lindri Desa : Pandan Makmur, Kec. Geragai



Nama : Maemunah
Usaha  : Gethuk Lindri
Desa    : Pandan Makmur, Kec. Geragai

Ibu Maemunah adalah pembuat gethuk lindri, kudapan tradisional Jawa yang bertekstur lembut dan  empuk. Ibu Maemunah memiliki segmen pelanggan di sekitar pemukiman transmigrasi di kecamatan Geragai. Harga yang murah dan rasa gethuk yang manis merupakan nilai manfaat yang sulit ditolak oleh masyarakat yang suka akan cita-rasa makanan tradisional.
Daripada menjual gethuk secara langsung, Ibu Maemunah memilih untuk bekerjasama dengan agen penjual gethuk keliling untuk memasarkan gethuk lindri buatannya, meskipun kadang-kadang beliau juga melayani penjualan langsung di rumah yang sekaligus menjadi tempat usahanya. Gethuk lindri Ibu Maemunah cukup dikenal. Relasi dengan pelanggan dijaga secara personal.
Dalam satu bulan ibu Maemunah bisa membuat 200 kg gethuk lindri. Gethuk tersebut sebagian besar habis terjual dan merupakan sumber arus pendapatannya. Arus pendapatan lainnya ialah produk kudapan “cenil”.
Sumber daya utama pembuatan gethuk lindri adalah pengetahuan dan tenaga kerja. Pembuatan gethuk membutuhkan kesabaran, keuletan dan ketelitian karena hampir seluruh prosesnya dijalankan secara manusia, sangat tergantung dari keahlian tenaga kerjanya.
Aktivitas utama ibu Maemunah adalah produksi gethuk lindri dengan rerata seminggu sebesar 50 kilogram. Ibu Maemunah membutuhkan pasokan rutin ubi untuk pembuatan gethuk lindri oleh sebab itu beliau bekerjasama dengan orang yang bersedia memasok kebutuhan ubi singkong setiap 2 hari sekali. Biaya yang terbesar dalam pembuatan gethuk adalah bahan baku dan tenaga kerja.

Soimah Usaha : Karak Gendar Desa : Pandan Makmur, Kec. Geragai



Nama : Soimah
Usaha  : Karak Gendar
Desa    : Pandan Makmur, Kec. Geragai

Ibu Soimah sudah menjalankan usaha karak gendar lebih dari 15 tahun. Beliau mempunyai segmen pelanggan masyarakat di Kec. Geragai khususnya di sekitar pasar geragai di kalurahan Pandan Jaya. Dengan rasa karak yang renyah, gurih, harga yang murah dan mencerminkan selera tradisional khas Jawa dimana dalam tradisi jawa, makan tanpa karak kurang lengkap, masyarakat di sekitar kecamatan Geragai yang kebanyakan adalah para transmigran dari pulau Jawa menunjukkan minat yang tinggi untuk mengkonsumsinya. Terbukti setiap kali diproduksi karak  hampir selalu habis. Itulah nilai manfaat yang khas dari produk buatan ibu Soimah, Karak.
Saluran penjualan yang dipilih oleh ibu Soimah adalah dengan memasarkan karak mentah ke agen-agen di pasar Geragai. Sebenarnya potensi untuk meningkatkan produksi (economy of scale) sangat besar mengingat permintaan jauh lebih besar daripada persediaan.  Ibu Soimah mampu memproduksi karak mentah sampai dengan 200 kg per bulan sedangkan jumlah permintaannya 3 x lipat daripada itu. 
Ibu Soimah menjalin relasi yang baik dengan pelanggan yang tak lain adalah agen-agen penjual di pasar. Relasi dilakukan secara personal dan didasarkan pada kepercayaan yang tinggi. Ada kalanya agen-agen membeli putus, dan ada kalanya juga dengan pola konsinyasi.
Arus pendapatan pokok yang diterima oleh ibu Soimah adalah dari penjualan karak mentah. Sedangkan arus pendapatan lainnya dari penjualan produk sampingan yaitu “rengginan”, kudapan kering khas jawa.
Sumber daya utama usaha pembuatan karak adalah Pengetahuan dan tenaga kerja. Aktivitas utamanya ialah produksi. Bisa dikatakan bahwa kapasitas produksi karak ibu Soimah belum maksimal sebab permintaan pasar masih besar. Mitra utama ibu Soimah adalah supplier tepung beras. Struktur biaya pada pembuatan karak mentah adalah pada bahan baku dan tenaga kerja.


Sri Poniyem Usaha : Penjahit Desa : Pandan Sejahtera, Kec. Geragai



Nama : Sri Poniyem
Usaha  : Penjahit
Desa    : Pandan Sejahtera, Kec. Geragai

Ibu Sri Poniyem dikenal sebagai pengusaha serba bisa. Suami ibu Poniyem merupakan “blantik” sapi. Mereka mempunyai kebun sawit sekurang-kurangnya 6 hektar. Perkembangan terakhir beliau membuat kreasi makanan kecil dari labu kuning yang diberi nama “Stik Labu”. Sudah lebih dari 20 tahun ibu Poniyem menjadi Penjahit. Segmen pelanggannya tersebar di beberapa desa di geragai mulai dari Pandan Sejahtera, Pandan Jaya dan pandan Makmur. Nilai manfaat yang beliau tawarkan kepada para pelanggan adalah harga yang terjangkau.
Perlengkapan mesin jahitnya ditempatkan di lantai 2 di rumahnya. Saluran penjualan Ibu Sri Poniyem ialah melalui penjualan jasa langsung di rumahnya. Relasi dengan pelanggan dibangun secara personal. Seperti penjahit lainnya, arus pendapatan ibu Sri Poniyem diperoleh dari beragam jasa layanan menjahit.
Sumber daya utama usaha ibu Sri Poniyem adalah pengetahuan dan mesin jahit. Aktivitas utama adalah pemecahan masalah, yaitu memenuhi keinginan atau kebutuhan pelanggan secara spesifik dalam hal ukuran dan model baju.
Mitra utama ibu Sri Poniyem adalah toko kain dan perlengkapan jahit yang ada di kota Jambi. Sedangkan biaya terbesar yang dikeluarkannya adalah kain dan tenaga kerja.

Sutiman Usaha : Service perangkat elektronik Desa : Pandan Sejahtera, Kec. Geragai



Nama : Sutiman
Usaha  : Service perangkat elektronik
Desa    : Pandan Sejahtera, Kec. Geragai

Sutiman merupakan putra dan wakil pak Ratno, pengusaha mebel yang pada saat pelatihan kedua berhalangan hadir dan kemudian seterusnya memutuskan untuk mewakilkan yang bersangkutan untuk mengikuti pelatihan tahap kedua dan seterusnya. Sutiman adalah tukang reparasi elektronik yang memiliki segmen pelanggan masyarakat di 3 desa yaitu Pandan Sejahtera, Pandan Makmur dan Pandan Jaya. Harga yang bagus dan pelayanan purna service adalah nilai manfaat yang ditawarkan oleh Sutiman kepada para pelanggannya.
Keluarga pak Ratno adalah keluarga wirausaha. Ibu Ratno mempunyai usaha pembuatan karak. Sekeluarga menggunakan rumah sebagai tempat tinggal sekaligus tempat usaha. Dengan adanya informasi dari mulut ke mulut masyarakat desa mulai mengenal Sutiman sebagai ahli servis elektronik. Pelanggan dapat langsung mendatangi rumah Sutiman untuk memperbaiki peralatan elektronik mereka atau dapat meminta Sutiman untuk datang ke rumah pelanggan. Relasi dengan pelanggan dibangun secara personal.
Arus pendapatan diperoleh Sutiman dari memperbaiki barang-barang elektronik pelanggan seperti, Kipas Angin, Televisi, Audio, DVD Player & mesin cuci. Selain itu, Sutiman berkreasi dengan membuat rangkaian speaker aktif buatan sendiri untuk dijual dengan harga terjangkau, lebih murah daripada harga sejenis di toko elektronik.
Sumber daya utama servis elektronik adalah pengetahuan dan komponen suku cadang elektronik. Sedangkan aktivitas utama servis elektronik adalah pemecahan masalah, yang mana keluhan dan masalah perangkt elektronik pelanggan diselesaikan dengan membuat perangkat elektronik yang rusak bisa berfungsi dengan baik kembali.
Supplier komponen suku cadang elektronik dan peralatan elektronik menjadi mitra strategis bagi Sutiman sebab suku cadang yang lengkap dapat mengantisipasi kebutuhan penggantian komponen elektronik yang rusak. Komponen suku cadang elektronik dan peralatan elektronik menelan biaya besar dalam struktur biaya usaha servis reparasi perangkat elektronik.