Rabu, 21 Januari 2015

3). Mulyadi /Pengrajin Gula Merah (HP:0567705899)



Sebagai pengrajin gula merah pak Mulyadi sangat rajin mengirimkan produknya ke pasar terdekat yaitu pasar yang ada di kampung laut. Segmen pasar gula merah pak Mulyadi ini jaraknya kurang lebih ditempuh dalam waktu setengah jam berkendaraan sepeda motor. Seminggu sekali pak salam mengirinkan barang dagangannya ke pasar local tersebut. Nilai manfaat atau kelebihan gula merah yang dimiliki pak Mulyadi adalah tidak digunakannya pengawet makanan, baik pengawet kimia maupun pengawet alami buatan tidak memakainya. Sehingga terjamin sekali bahwa produk gula merah pak Slamet bebas dari barang/bahan berbahaya yang tentunya sangat bagus untuk kesehatan.
Selain pasar local di daerah kampong laut, penyaluran gula merah pak Mulyadi juga terkirim sampai  ke toko kelontong toko kelontong terdekat yang masing dalam satu ruang lingkup kecamatan. Hubungan dengan konsumen/pelanggan dilakukan secara personal dengan para pemilik toko, baik toko kelontong ataupun toko yang ada di pasar, maupun warung-warung di desa sekitar.
Karena tanpa menggunakan bahan pengawet sehingga gula ini agak mahal dalam penjualannya, 1 kg gula merah pak Mulyadi bias laku terjual, sampai Rp. 17.000,-. Arus pendapatan dalam 1 bulan mampu menghasilkan Rp. 1.500.000,- hingga Rp. 2.000.000,- . Cukup menjanjikan untuk digunakan sebagai penghasilan tambahan selain pendapatan lainnya dari usaha berkebun.
Sumber daya utama pembuatan gula merah pak Mulyadi adalah terdiri dari: 1). Bahan baku air nira; 2). Tenaga Kerja; 3) Alat alat produksi seperti tungku, wajan besar, entong,dll serta tak 4) Kayu bakar sebagai bahan pengapian memasak gula merah.. Kegiatan utamanya adalah produksi gula merah. Sedangkan mitra usaha untuk saat ini belum memiliki. Struktur biaya produksi dan pemasaran dikeluarkan untuk kegiatan:1) Upah tenaga kerja; 2). Biaya mengantar gula merah ke grosir/toko/pasar terdekat untuk membeli bensin/biaya transportasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar