Jumat, 23 Januari 2015

Suwarno Usaha : Keranjang Sawit dari Rotan Desa : Pandan Sejahtera, Kec. Geragai



Nama : Suwarno
Usaha  : Keranjang Sawit dari Rotan
Desa    : Pandan Sejahtera, Kec. Geragai

Bapak Suwarno merupakan pengrajin keranjang sawit dari rotan yang memulai usahanya sejak tahun 2008. Segmen pelanggan Bapak Suwarno adalah para petani sawit baik di kecamatan Geragai, Rantau Rasau , Tanjung Jabung Timur sampai ke Betara dan Tebing Tinggi, Tanjung Jabung Barat. Nilai manfaat yang ditawarkan oleh pak Suwarno adalah Hargaa keranjang yang terjangkau.
Saluran penjualan yang utama ialah toko-toko yang menjadi agen-agen penjualan keranjang. Sistem yang dipakai dengan toko-toko ialah beli putus, bukan konsinyasi. Kadangkala pak warno juga melayani penjualan langsung dari pelanggan atau konsumen yang datang langsung ke rumahnya yang mana halaman rumah dipakai sebagai tempat usahanya. Relasi dengan pelanggan dikelola secara personal maupun secara kelompok (komunitas). Dalam kaitannnya dengan kelompok, Pak Warno dipercaya oleh sekitar 20 anggota kelompok untuk menjadi ketua kelompok perajin keranjang rotan.
Ada 4 macam keranjang sawit yang mendatangkan arus pendapatan bagi pak Suwarno yaitu : Keranjang timbang, keranjang gendong, keranjang bilah dan keranjang utuh sawit. Masing-masing dengan harga yang berbeda-beda. Dari hasil penjualan keranjang sawit inilah, pak Warno bisa menabung untuk menambah kebun dan membiayai kebutuhan sehari-hari keluarganya.
Sumber daya utama dari usahanya sebagai perajin keranjang sawit adalah pengetahuan dan bantuan hibah dari pemerintah untuk kelompoknya. Aktivitas utama yang dilakukannnya ialah produksi keranjang sawit dengan mengacu pada empat model tersebut diatas. Yang menjadi mitra utamanya yang strategis ialah Dinas Perkebunan dan Kehutanan sebab memberikan akses dan ijin pada pengambilan bahan baku rotan. Kedua ialah bank Mandiri dan BRI yang pernah memberikan pinjaman kredit lunak untuk pengembangan usahanya. Biaya terbesar yang muncul dari usaha kerajinan rotan ini ialah bahan baku dan upah tenaga kerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar